Showing posts with label IMK. Show all posts
IMK | Pengoperasian Mouse
Pengendalian mouse membutuhkan program
pengendali atau mouse driver, lewat driver ini lah komunikasi antara mouse dan
sistem komputer terjadi. Fasilitas Interupsi yang sudah ada pada sistem
komputer pun ikut berperan untuk “merasakan” seluruh kegiatan mouse. Interupsi merupakan sebuah prosedur
build-in yang mempunyai beberapa argumen yang di perlukan untuk mengaktifkan
interupsi tersebut.
Kursor Mouse
kursor bergerak dan berpindah ke posisi lain, kursor telah menutupi bagian kursor bertempat dengan sangat rapih karena itu bagian dari pencitraan kursor
Anatomi Kursor Mouse
Prosedur UbahKursor yang tersaji adalah prosedur yang digunakan untuk merubah bentuk kursor mouse, dari bentuk standar yaitu panah, menjadi bentuk yang lain sesuai yang diinginkan seperti glove, pen atau yang lainnya
Bagian-Bagian dari Mouse Komputer
Ada 2 bagian dari mouse computer,bagian kanan dan kiri yang terpisah dan berbeda pula kegunaannya:
- Bagian sebelah kiri mouse computer lebih berfungsi untuk penggerak kursor.
- Sedangkan yang sebelah kanan lebih berfungsi untuk memunculkan sebagai menu singkat dari program computer.
IMK | Borland Graphical Interface
BGI adalah sebagai salah satu alternatif pengembangan program antarmuka berbasis grafis. Antar muka berbasis grafis dari kata Graphical User Interface, yang disingkat GUI. GUI adalah suatu antarmuka yang memanfaatkan berbagai macam gambar yang memungkinkan seorang pengguna dapat melakukan komunikasi atau berdialog dengan komputer sebagai sebuah mesin. Dengan antarmuka berbasis grafis berbagai kemudahan dalam hal pengontrolan format tampilan dapat dikerjakan denagn lebi mudah dan fleksibilitas tampilan dapat semakin dirasakan oleh perancang tampilan maupun penggunanya.
ada lima faktor yang perlu diperhatikan pada saat kita merancang antarmuka berbasis grafis yang masing-masing dijelaskan sebagai berikut :
ada lima faktor yang perlu diperhatikan pada saat kita merancang antarmuka berbasis grafis yang masing-masing dijelaskan sebagai berikut :
- Ilusi pada obyek-obyek yang dapat dimanipulasi Perancangan antarmuka berbasis grafis yang efektif harus melibatkan tiga komponen. Pertama, gunakan kumpulan obyek yang disesuaikan dengan aplikasi yang akan dibuat. Jika obyek-obyek itu belum ada, kita dapat mengembangkannya sendiri. Kedua, penampilan obyek-obyek grafis harus dilakukan denagn keyakinan bahwa ia akan dengan mudah dimengerti oleh pengguna. Ketiga, gunakan mekanisme yang konsisten untuk memanipulasi obyek yagn akan muncul dilayar.
- Urutan visual dan fokus pengguna
Antarmuka dapat digunakan untuk menarik perhatian pengguna antara lain dengan menbuat suatu obyek berkedip, menggunakan warna tertentu untuk obyek-iobyek tertentu, serta menyajikan suatu animasi yang akan lebih menarik perhatian pengguna. Tetapi, penggunanan rangsangan visual yang berlebihan justru akan membuat pengguna bingung dan merasa tidak nyaman. - Struktur internal
Pada pengolah kata kita seringkali menulis beberapa kata yang berbeda dengan kata-kata yan lain, misalnya ada sekelompok kata yang ditebalkan, dimiringkan, atau diberi garis bawah. Pada salah satu pengola kata, kita dapat melihat apa yan disebut denagn reveal code, yakni suatu tanda khusus yan digunkan untuk menunjukkan adanya perbadaan font style. Reveal code ini tdak akan ikut dicetak, tetapi digunakan untuk menunjukkan kepada pengguna antara lain tentang font style yang digunakan, batas kiri dan batas kanan dari halaman teks setrta informasi yang lain. Reveal code biasanya berupa suatu karakter khusus. - Kosakata grafis yang konsisten dan sesuai
Penggunaan simbol-simbol obyek, atau ikon, memang tidak ada standarnya, dan biasanya disesuaikan dengan kreatifitas perancangnya. - Kesesuaian dengan media
Karakteristik khusus dari layar tampilan yang digunakan akan mempunyai pengaruh yang besar terhadap keindahan “wajah” antarmuka yang akan ditampilkan. Pada layar tampilan yang masih berbasis pada karakter, misalnya CGA, pemunculan gambar tidak akan secantik apabila kita menggunakan layar tampilan yang sering disebut dengan bitmap atau raster display. Dengan semakin canggihnya teknologi layar tampilan pada saat ini, kreatifitas perancang tampilanlah yang saat ini lebih dituntut untuk memenuhi permintaan pengguna akan aspek kenyamanan dan keramahan antarmuka.
IMK | Aspek Ergonomis
Merupakan suatu bidang studi yang menangani perancangan
kegiatan dan tugas yang cocok dengan kapabilitas manusia dan limitnya seta
faktor kenyamanan kerja seperti kenyamanan dari segi anatomi, psikologi,
manajemen, tata letak ruang dan peralatan yang mudah dijangkau bagi manusia
dalam melaksanakan aktifitasnya.
Keuntungan
Penerapan Ergomomi
- Produktifitas meningkat
- Aktifitas lebih baik karena adanya
faktor kenyamanan layanan dalam melakukan pekerjaan.
- hasil kerja lebih baik karena sistem
yang diopersikan lebih familiar
- Efisiensi dan efektif dalam
pengoperasian sistem.
Aspek Ergonomi dari Stasiun Kerja
sistem komputer termasuk mebeler yang digunakan, misal :
kursi, meja, kita harus membuat tempat kerja kita senyaman mungkin supaya
terhindar dari akibat yang akan ditimbulkan apabila stasiun kerja kita kurang
nyaman, contohnya Serangan miopi yang semakin besar, keluhan mata, Ketegangan
punggung, otot siku, dan otot pundak.
Prinsip-prinsip Ergonomi
1.
Prinsip Fisikal
-
Jadikan segala sesuatu mudah untuk dijangkau
-
Bekerja dengan tinggi yang sesuai/cocok
-
Bekerja dengan postur yang sesuai
-
Mengurangi pengeluaran tenaga yang berlebihan
-
Meminimalkan kepenatan/keletihan
2.
Prinsip Kognitif
-
Adanya standardisasi
-
Membuat stereotype
-
Menghubungkan aksi dengan persepsi
-
Mempermudah pemaparan suatu informasi
-
Menyajikan informasi pada level yang tepat
secara detail
-
Memberikan image/gambaran yang jelas
Aspek Pencahayaan
Aspek ini tentu saja menjadi sangat penting, ketika kita
sedang melakukan suatu pekerjaan, karena sangat membantu kita pada saat
bekerja. Adapun tujuan dari pencahayaan ini adalah :
–
Menghindarkan user dari cahaya terang langsung
atau pantulannya
–
Memperoleh keseimbangan antara kecerahan (brightness)
layar tampilan dan kecerahan yang ada di depan user
–
Menghindari cahaya langsung atau pantulan yang
langsung mengenai layar tampilan
–
Memberikan keyakinan bahwa ada pencahayaan yang
cukup untuk pekerjaan yang tidak menggunakan layar tampilan
Aspek Suhu dan Kualitas Udara
Komputer yang dihidupkan dalam waktu yang lama akan
menghasilkan panas sehingga akan mempengaruhi suhu ruangan dimana komputer
tersebut ditempatkan panas yang berlebih ini akan berpengaruh secara negatif
pada kinerja operator dan computer. Untuk itu diperlukan peralatan lain untuk
menetralisir suhu yang tinggi tersebut, diantaranya adalah penggunaan kipas
angin, dan atau AC
Aspek Gangguan Suara
Gangguan suara ini dapat berasal dari: suara AC, komputer,
manusia, suara speaker, atau peralatan lainnya. Gangguan ini akan nampak jika
suara yang terjadi relatif besar bagi user, akibatnya: user akan merasa
terganggu, stress dan konsentrasinya menurun.